Cinta dan keinginan untuk memiliki (maria-AAC-The Movie)

Assalaamualaikum……..

 

Selamat membaca, ini semata – mata adalah pendapat pribadi seorang Latifa, Latifa yang dungu dan masih jauuuhhhh dari kepintaran, tapi sekarang sedang belajar dan slalu berusaha keluar dari kedunguan.

 

Kamu pernah Tanya, apa beda cinta dan keinginan untuk memiliki, ini adalah statement yang sama yang diungkapin sama Maria dalam film Ayat – ayat Cinta. Memang ga terlalu sulit tapi pasti semua orang tau bahwa mencintai sejatinya berati memiliki bukan?

 

Kalo menurut sebuah buku karya Ibnu Qayyim al- Juziyah “Raudhah al-Muhibbin wa Nuzhah al- Musytaqin berkata “Aku tak tahu apakah pesonanya yang memikat atau mungkin akalku yang tak lagi ada di tempat”. Cinta merupakan anugerah terindah yang diciptakan Allah sebagai salah satu rasa pelengkap kehidupan manusia sebagaimana dalam Firman Allah, “Sesungguhnya telah kami ciptakan mnusia dalam bentuk yang sebaik – baiknnya” ( at-Tiin;4), cinta merupakan salah satu kelengkapan yang di ciptakan Allah bagi manusia sebagai pelengkap hidupnya. Pernah ga sih kita bayangkan bahwa hidup tanpa cinta adalah HAMBAR. Tentunya saya tidak akan terdengar egois apabila berkata seperti itu karena saya yakin kamu pun menyetujuinya.

 

STOP. Sekarang kita hentikan berteori. Cinta adalah suatu keindahan tanpa batas, cinta adalah sesuatu yang suci. Jadi bohong tuh kalo ada orang yang bilang kalo kita jatuh cinta juga harus siap sakit hati (ini Cuma berlaku untuk cinta yang semu-berati bukan menikah-) nah..cinta yang sebenar cinta adalah sesuatu yang tulus ikhlas tanpa batas. Pengukir senyum mengulas makna yang indah. Cinta antara manusia yang diridhoi Sang Pemilik Cinta lah yang akan abadi (fahri&Aisyah-cinta nya suci dari awal-prosesnya tanpa noda dan langsung menuju kehalalan-), tapi cinta yang semu pasti hanya akan membawa hati ini condong pada kesesatan.

 

Sekali lagi ini hanya pendapat saya pribadi looohhhhh……..

 

Cinta adalah suatu yang jauh dari egois, cinta tidak pernah berharap lebih dari sekadar untuk mencintai. Cinta dan implikasinya tergantung dari kita bagiamana merealisasikan, apabila kita memilih menjadikan cinta sebagai kecenderungan maka jadi lah itu, bila kita memilih menjadikan cinta sebagai rasa yang mudah dan rendah maka jadilah itu, namun bila kita memilih menjadikan cinta sebagai rasa yang agung, sacral dan suci maka jadilah itu dalam hidup. Cinta yang kita rasa dan selalu jadi misteri tidak pernah menuntut untuk memiliki, saat kau bisa mencintai lalu menahannya dalam hati, menjaganya dan berdoa untuknya.. sungguh indah rasanya bukan…..seolah menjadi rahsia kecil anatara kau dan Tuhanmu. Sang pemilik cinta. Bisa memiliki bukan dalam arti kesemuan- kepemilikan yang abadi hanya sebuah hadiah kecil dari Allah pada kita karena telah mempercayakan cintanya. Indah……….

 

Aku rindu mencintai……..rindu pada cintaku….dan itu hanya kuutarakan didalam sini……disela-sela air mataku karena menahan terlalu rindu…….

Tapi sungguh berbeda dengan keinginan untuk memiliki sungguh berbeda… ….

 

Pernah denger istilah “apabila kita menggenggam sesuatu terlalu erat mungkin akan menghancurkannya atau menyikiti tangan kita sendiri”

 

Nah itu lah yang bisa menggambarkan, keinginan untuk memiliki…..

 

Keinginan untuk memiliki bisa berati; sangat ingin memiliki; berati bisa bahagia apabila memiliki, padahal mencintai itu diukur saat kita bisa melepaskan  bukan saat memiliki, sekali lagi MEMILIKI hanya lah hadiah kecil dari Allah untuk kita karena mempercayakan rasa cinta kita padaNya dan hadiah terbesarnya adalah CINTA itu sendiri, rasa cinta itu justru yang tidak dirasakan setiap orang, sungguh indah masa2 jatuh cinta bukan, maka sikapi lah dengan bijak rasa cintamu maka kau akan menyempurnakan kebahagiaanmu dalam bercinta dan mencintai.

 

Saat kita bisa menggenggam dan memiliki, saat setiap gerak dan langkah nya dekat dengan pandangan kita, adakah yang bisa menjamin bahwa itu adalah kebahagiaan nya, adakah yang bisa menjamin itulah kebahagiaan kita?, tidak ada yang bisa menjamin, karena sedih, susah, marah dan juga bahagia adalah rahasia Allah…….. karena itu coba lah lebih arif dalam menyikapi sebuah permasalahan. SELESAIKAN lah dengan SOLUSI bukan MENIMPAnya dengan masalah BARU.

 

Sulit Memang tapi bisa dipelajari loh…. Apa itu cinta dan kaya apa sih rasanya keinginan untuk memiliki……tapi mmmm……yang pasti please bgt….man….terus berpihak pada kebenaran ya………terus……dan terus…

  

Friend 4 eva

   

La Libre Latifa

 

Nb. Buat sahabat2 Quw tersayang Hegemon Brotherhood….khususnya ex. bocah2 eSPe PBI yang lagi senang dan berlinang karena cinta……Lov u All

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: