Arsip untuk April, 2008

i love my mom n my dad a lot……sampe ketemu di syurga…yaa….

Bismillahirrohmaanirrohiim……

 

Kata..mereka diriku slalu ditimang….

Kata mereka diriku slalu dimanja…..

Ooohh…bunda ada dan tiada dirimu kan selalu ada di…dalam hatiku……

 

Tulisan – tulisan ini aku tulis tiga hari setelah orang tua dari salah satu sahabat ku kembali ke keharibaan Nya…..

 

Tapi subhannallah…..satu hari setelah kepergian ibunda..ia bisa langsung masuk kembali kuliah, matanya sembab, wajahnya pucat….sedih…..tapi terlihat ketegaran dimatanya….dia adalah anak pertama dari tiga bersaudara…..kini..tugas ibunda…berpindah ketangannya…..

 

Aku bergumam dalam hati, mungkin jika aku yang sperti itu mungkin kah aku setegar ia, mungkin kan aku mampu menenangakan ayah ku dan kedua adikku?

 

Orang tua adalah orang yang slalu kita jumpai setiap hari, jadi bukankah wajar apabila kita menganggap biasa kehadirannya, bahkan tidak jarang kita ribut dengan mereka karena kita tidak pernah sadar betapa berharganya mereka bukan?

 

Namun bukannya juga sesuatu yang luar biasa apabila sesekali kita merasa sangat penat dengan mereka, atau merasa sesekali sangat ingin diperhatikan, atau bahkan ingin diperlakukan dengan baik……atau ingin ini dan itu……….menjadi ideal dimata kita, atau minimal kita berharap sesekali mereka bisa paham tentang hati ini……kadang kita berpikir bukankah mereka juga pernah menjadi “kita” –menjadi anak-, mengapa begitu sulit sesekali mencoba menjadi berpikir layaknya “kita”.

 

Mm…..pertama saya menulis hal ini bukan berati saya sudah sangat memahami orang tua saya, kedua saya menlis ini bukan berate saya jadi paling “mau” memahami apa yan terjadi dengan sikap2 kedua orang tua. Tapi yang ketiga….saya bersyukur memiliki kedua orang tua seperti mereka, dengan banyak kekurangan yang tidak jarang membuat saya cemberut dan menggerutu, tapi mereka memang paling pas menjadi kedua orang tua saya….karena kekurangan mereka juga disertai dengan kelebihan yang belum tentu dimiliki oleh orang tua yang lain. Selain itu tulisan saya ini juga bisa menjadi tolak ukur bagi saya untuk memperingati diri sendiri agar menjadi lebih baik.

 

Seperti yang telah Allah katakan dalam Al-Qur’an Suci;

 

“ Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada- Ku dan kedua orang tua mu. Hanya kepada aku kembalimu.” (Luqman ; 14)

 

Orang tua adalah perantara Allah agar kita ada didunia ini. Orang tua adalah tangan kedua Allah…

Perilaku dan sikap lain yang harus kita perhatikan pada orang tua jug atertera di surat dan ayat berikut :

 

“ Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan aku dengan sesuatu yang engkau tudak MEMPUNYAI ilmu tentang itu, maka jangan lah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya didunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembali mu, maka akan aku beritahukan aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Luqman;15)

 

Perhatikan surat diatas, bahkan saat kedua orang tua hendak mengajarkan pada kita untuk mempersekutukan Allah (dosa yang paling besar), Allah masih menginginkan kita untuk tetap berlaku baik pada kedua orang tua kita. Mengapa kita sebagai seorang anak yang pada kenyataanya memang hidup dengan asuhan kedua orang tua kita harus bertindak seolah tidak tahu diri?

 

Pada  dasarnya orang tua saat melahirkan kita di dunia adalah kedua orang yang sudah dewasa pada umurnya, kedua orang yang juga dirawat oleh orang tua mereka masing2, yang memiliki pola sendiri, yang memiliki cara sendiri dalam hidupnya. Hal ini harus kita akui adanya.

 

Sebagai mahasiswa, orang tua pasti berharap lebih dari kita, makanya coba lah sikapi sebuah permasalahan dengan melihat sisi yang paling bermanfaat. Coba kita sedikit melihat kebelakang macam apa orang tua kita dibesarkan, cukup kasih sayang kah?, beratkah?, nah semua itu lah yang menjadikan beliau2 menjadi seperti sekarang ini. Dan ingat sekarang berapakah jumlah umur kedua orang tua kita? 40?, 50?. Atau bahkan 60 tahun?, mampukah kita merubah cara hidup seseorang yang sudah hidup setengah abad lebih?, tapi bukan berati beliau2 tidak dapat berubah looohhhh…….

 

Jawabannya pasti BISA……..

 

Bagaimana caranya?

 

  1. teladani dengan sikap2 qta sebagai anak, berperilaku baiklah, hingga Allah memujimu dan menyentuh hati kedua orang tua mu.
  2. sebisa mungkin kita usahakan jangan terlalu banyak protes secara frontal, mm….intinya…saat kita sadar banyak kewajiban kita pada orang tua yang belum kita penuhi..maka cobalah untuk tidak terlalu banyak menuntut hak kita…..bisa?….wallahu’alam..
  3. berdoalah pada Allah…minta supaya hati kedua orang tua kita dilembutkan……

 

terakir…selamat mencoba yaaa…………..

 

kayanya ga da ruginya loh…jadi anak sholih…….iya ga…? Tapi jangan Cuma dirumah….alias dimana pun kita berada…jadi anak sholih itu bukan berati harus selalu ada dimasjid…bukan berati tiap saat ngaji…ahhhh….pendek amat….kalo kata salah satu sahabat ku……dibilang BER iman ko TAKUT…….hahaha………..syurga man……

 

satu hal yang paling penting harus kita inget….someday kita bakal jadi orang tua juga loooh….so jangan ulangi kesalahan orang tua kita pada saat kita menjadi orang tua nanti…..kalo perlu rencanakan dari sekarang..kalo kita punya keluarga nanti mau dibawa kemana ya…keluarga kita itu…khususnya buat kamu2 nih para calon ayah…abi, papi, bapak atau papa…….buat yang perempuan..mm…..harus biasain jadi manager (istri) yang baik…jadi rekan diskusi yang baik buat direktur (suami)..hehe………

 

selain itu yang juga penting……..hidup kit bakal SUKSES hanya dengan restu orang tua…sukses itu jangan Cuma diukur dari materi…walaupun itu memang bisa menjadi salah satu tolak ukur loohh………….so…inget lagi hati Cuma Allah yang PUNYA yang TAU, dan semua HATI Cuma ada di TANGAN Allah………berdoa dan jangan ragu dalam meminta kepada Sang Pemilik Alam…wallahu’alam bishowab……..

 

kesalahan adalah dari saya selaku manusia biasa tempatnya kesalahan sangat mungkin terjadi, dan kebenaran demi Allah…hanya Ia yang punya………

 

semoga bemanfaat

 

 La Libre Latifa

Komentar bertahan »

materi Uni Eropa

ini Dikirimin sama Dosen aku buat materi Ujian Tengah Semester

 

UNI   EROPA

 

Integrasi Eropa

Integrasi merupakan pengembangan dari ide interdependensi dan functionalism, yang dipahami sebagai proses :

  1. Peningkatan kerjasama
  2. Gradualisasi otoritas institusi supranasional
  3. Gradualisasi homogenitas nilai
  4. Menjadi / mengarah pada bentuk global civil society

 

Level integrasi – system level ; negara mentrasfer beberapa tingkatan ekonomi, politik, hukum untuk lembaga supransional – global government – UN

                        -   Regional level ; beberapa negara bergabung untuk membentuk political federal / kesatuan ekonomi – UE

 

Gradualisme dalam proses integrasi Eropa

  1. Kompetensi ; berupa tanggungjawab sektoral dari social, ekonomi ke politik.
  2. Keanggotaan ; dari jumlah yang kecil – berkembang secara dinamis yang bukan hanya Eropa barat.
  3. Suara mayoritas ; dari unanimity ke qualified majority
  4. Kekuatan parlemen ; perkembangan kesepakatan antar negara dari berbagai treaty.

 

Gradualisme ini dapat dilihat dari dua perspektif;

  1. Intergovernmentalist ; merupakan bentuk domestic preference dimana pemerintah nasional negara bernegosiasi tentang aturan main dalam UE yang kemudian menghasilkan beberapa treaty. Perspektif ini berargumen :
    1. integrasi merupakan serangkaian tawar menawar antar negara
    2. institusi supranasional mewakili dan memfasilitasi negosiasi antar negara
    3. UE merupakan kerangka kerja bagi eksekusi politik antar negara dengan berbagai cara
    4. Bargaining menunjukkan kepentingan nasional dari berbagai negara anggota.
    5. Hukum supranasional menunjukkan kepentingan negara kuat

2.      Supranasionalist ; cara pandang yang melihat peran sentral lembaga. Perspektif ini berargumen :

a.       Integrasi merupakan proses gradual

b.      Institusi supranasional merupakan actor politik

c.       Kemunculan kebijakan baru di atas negara

d.      Proses integrasi merupakan dinamika lembaga yang digerakkan oleh lembaga

e.       Hukum supranasional menjadi penghalang negara anggota

 

Integrasi keamanan di Eropa

Secara konseptual integrasi keamanan di Eropa (barat dan timur) dapat diperdebatkan dengan melihat fenomena yang terjadi dalam proses integrasi tersebut. Sehingga akan lebih mudah apabila integrasi keamanan yang terjadi disebut sebagai kerjasama keamanan. Kerjasama keamanan yang ada di Eropa antara lain :

  1. WEU/ BTO
  2. NATO
  3. CSCE / OSCE
  4. CFSP & ESDP (European Security & Defense Policy)

Dikenalkan dalam perjanijian Maastricht ’92, Amsterdam ’97 dan Nice 2001 yang menjelaskan tugas utama Uni Eropa dalam pertahanan / defense yang diputuskan secara intergovernmentalis sehingga komisi dan parlemen berperan kecil. Uni Eropa telah bertekad untuk lebih mandiri dan tidak tergantung pada kekuatan luar dalam menangani urusan pertahanan dan keamanan yang berada di lingkungannya. Sebagai langkah awal UE menggelar EU police mission (EUPM) di Bosnia dan Herzegovina pada Januari 2002 menggantikan tugas pasukan PBB yang sudah bertugas sejak 1997.

 

CFSP merupakan salah satu pilar dalam Uni Eropa yang menegaskan perkembangan peran Uni Eropa di wilayah Eropa dan dunia.Sehingga  disini bukan hanya kerjasama antara kementrian luar negri tetapi lebih pada kerjasama politik luar negri yang diputuskan secara bersama antar mereka secara intergovernmentalist/ community method. Hal ini karena CFSP mengakui sifat-sifat sensitive isu-isu luar negri sehingga perumusan kebijakannya memperhatikan pandangan negara anggota dan Dewan Umum UE (sidang mentri-mentri luar negri negara-negara anggota UE). Dalam hal ini peran komisi Eropa dibatasi sehingga tidak memiliki monopoli dalam mengajukan usulan-usulan. Peran tersebut digantikan oleh Presidensi Dewan UE, negara anggota atau high representative CFSP

 

Pada perjanjian Maastricht ditunjuk high representative untuk CFSP yang berwenang untuk mengembangkan kebijakan bersama dibidang keamanan (security) yang juga mencakup pengembangan secara bertahap kebijakan bersama dibidang pertahanan – ESDP

 

Negara Eropa bekerjasama di berbagai bidang untuk memerangi TOC, imigrasi illegal, pencucian uang dll. Pada kegiatan militer dimana Amerika tidak terlibat,Eropa dapat menggunakan kapasitas logistic NATO (intelligence, kominikasi, fasilitas komando dan transport).

 

Pada pertemuan di Amsterdam dibentuk semacam Unit Reaksi Cepat (URC) berupa Rapid Reaction Force dengan dukungan angkatan laut dan udara yang diambil dari Negara anggota, sehingga bukan merupakan tentara Eropa (European Army).

 

Uni Eropa juga melakukan kerjasama dengan industri persenjataan untuk mendukung kapasitas logistic Unit tersebut, yang kemudian disusul dengan pembentukan : Political & Security Community (PSC), European Union Military Committee (EUMC) dan European Union Military Staff (EUMS) dibawah European Council di Brussel.

 

Sehingga EU mempunyai alat politik dan militer untuk menyelesaikan misi, terutama kemanusian diluar Eropa, melakukan tugas PKO (peacekeeping operation) dan tugas crisis management.

Tahun 2003 European Council di Thessaloniki dibentuk EUROFOR (EU military force) dengan tugas pertama menggantikan NATO pada bulan Desember 2004 di Bosnia & Herzegovina sejumlah 7000 pasukan.

 

  1. CFE (Treaty on Conventional Armed Forces in Europe)

Dibentuk pada akhir perang dingin sebagai bentuk batasan komprehensif peralatan persenjataan konvensional di Eropa (dari Atlantik sampai Ural) terutama pembatasan terhadap persenjataan NATO dan Pakta Warsawa.

Tahun 1972, presiden AS Richard  Nixon dan Leonid Brezhnev sepekat untuk memisahkan negosiasi politik dan militer. CSCE akan menfokuskan pada kesepakatan politik sedangkan Mutual Balanced Force Reduction (MBFR) lebih pada isu militer. Sehingga MBFR merupakan bentuk saling pengertian akan situasi keamanan di Eropa antar AS dan US (CSBM/ confidence & security building measures).  Saling pengertia itu diwujudkan dalam bentuk pembatasan persenjataan secara bertahap, seperti pembatasan helicopter penyerang hanya 2000, 20.000 tank, 20.000 kekuatan artileri dll.

Tahun 1989 anggota NATO dan Pakta Warsawa menyepakati mandate CFE mengenai pembatasan persenjataan dan pasukan di Eropa yang kemudian di tandangani di Paris pada 19 November 1990 oleh 22 negara (16 negara anggota NATO dan 6 negara anggota Pakta Warsawa).

Tahun 1991 dengan kejatuhan Uni Soviet (US) jumlah anggota menjadi 30 (22 + 8 negara bekas US)

 

Komentar bertahan »

Fungsionalisme

dapet tugas susah bgt dari Dosen, tapi akhirnya dapet…..dan semoga bisa bermanfaat buat temen2 yang butuh….

Fungsionalisme :

 

Filsafat operatif yang secara bertahap mendorong terciptanya dunia yang damai, bersatu dan kooperatif

 

Dasar argumentasi :

 

Asumsi bahwa perang adalah akibat sistem internasional yang diorganisasikan secara kasar

 

Sistem Internasional :

 

Didasarkan pada sikap saling curiga; perang adalah cara sah penyelesaian pertikaian; kedaulatan, eksklusivisme nasional, & bentuk-bentuk fragmentasi dunia adalah warisan praindustrial yang anakronistik dan membahayakan.

 

Fungsionalis mengkalim diri sebagai realis (dalam pengertian bahwa mereka menganjurkan penerapan sarana-sarana realistis untuk tujuan idealistik)

 

Pemerintah Negara bangsa punya kepentingan dan tidak akan membubarkan diri secara sukarela.

 

Fungsionalis mendukung pendekatan gradual kearah regional dan global

 

Pendekatan : untuk mengisolasi dan pada akhirnya struktur pelembagaan negara bangsa menjadi tidak berfungsi.

 

Strategi fungsionalis mendorong pengembangan organisasi-organisai kerjasama non politik yang secara efektif berfungsi dalam sector-sektor ekonomi, teknik, keilmuan, sosial dan kebudayaan.

 

Organisasi fungsional dengan ruang lingkup sempit lebih mudah dikembangkan dari pada lembaga politik besar yang mampu mengancam kedaulatan nasional.

 

Integrasi

 

Integrasi : konsep penggambaran suatu proses menuju atau hasil akhir dari proses penyatuan politik atas unit-unit nasional yang awalnya terpisah.

Pendekatan federalis

Integrasi : hasil akhir, bertujuan menciptakan penyatuan politik diantara wilayah yang semula bebas dan berdaulat.

 

ü      Ada penerapan federalisme pada skala regional dan global

ü      Sebab utama perang : sistem negara bangsa yang anarkis

ü      Diskusi + sosialisasi akan mendorong pengaturan kehidupan manusia yang terencana.

ü      Perlu masa transisi melalui konferensi-konferensi besar untuk mencapai penyatuan politik secara federal.

 

Pendekatan Neo Fungsionalis

 

ü      Integrasi : proses + hasil

ü      Untuk menilai kemajuan kearah integrasi lebih memperhatikan pada proses pembuatan keputusan kooperatif dan sikap elit

ü      Fokus : lembaga formal dalam upaya menentukan fungsi-fungsi penting yang dijalankan

ü      Ada penilaian terhadap elit dalam  menampilkan sikap nasionalis.

 

Komentar bertahan »